Posted in Lintasan Pikiran, Renungan Kehidupan

Cita Rasa Bahasa

alus goreng ku Basa

ungkapan tersebut merupakan nasihat yang sangat luar biasa dalam komunikasi. maknanya kurang lebih baik atau buruknya sebuah komunikasi, tergantung kepada bahasa yang digunakan. maka tidak berlebihan pula jika ada yang mengatakan : “mulutmu harimaumu”, karena sekali terucap, maka kata tersebut sulit untuk ditarik kembali. bagi yang terlanjur tersakiti dengan perkataan kita, mereka mungkin dapat memaafkan, tapi tidak dapat melupakan. seperti paku yang telah ditancapkan di kayu. meskipun dapat dicabut, namun tetap akan meninggalkan bekas.

dalam budaya daerah, bahasa biasanya memiliki tingkatan kehalusannya sendiri. dalam budaya Sunda misalnya, setidaknya saya memahami ada 5 tingkatan kehalusan bahasa, yaitu :

  1. sangat halus, biasanya dipergunakan oleh kalangan bangsawan terhormat dan terdidik
  2. halus, biasanya dipergunakan untuk berkomunikasi dengan orang yang lebih tua
  3. normal/wajar, biasanya dipergunakan untuk berkomunikasi sehari-hari dengan teman seusia
  4. kasar, biasanya dipergunakan oleh kalangan rakyat jelata dan tidak terdidik
  5. sangat kasar, biasanya dipergunakan untuk binatang

nah, dari tingkatan kehalusan bahasa tersebut, seseorang dapat dinilai tingkat intelektualitasnya. orang terdidik biasanya memiliki cita rasa bahasa yang baik. jadi jika ada yang terbiasa berbicara dengan bahasa kasar, yah dapat diketahui bahwa orang tersebut mungkin adalah orang tidak terdidik.

begitu pun dalam rangka menyampaikan nasihat kebaikan. Rasulullah yang mulia mengajarkan kita untuk tetap lemah lembut ketika berucap. kalau pun sedang marah, usahakan berkata dengan ucapan tegas dan jelas, bukan dengan caci maki atau sumpah serapah. #NtMS

mari berpikir sebelum berbicara. milikilah cita rasa bahasa sebagaimana pesan Nabi : “berbicara yang baik atau diam”.🙂

Salam Inspirasi

@eL_Bandung

 

Penulis:

#FHUNPAD #UNITEDARMY

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s