Posted in 1, Lembar KAMMI, Lintasan Pikiran

Apalah Arti Sebuah Gaya Rambut ???

Bismillah…

Lama tak bersua di dunia literasi, saya tergelitik untuk menulis sedikit tentang gaya rambut. Bagi sebagian orang, gaya rambut merupakan hal yang sangat penting. Tidak heran banyak yang menghabiskan waktu dan uangnya di salon demi mendapatkan gaya rambut terbaik. Ada yang sesuai dengan seleranya, namun lebih banyak yang mengikuti mode yang sedang trend. Gaya rambut juga seringkali dijadikan identitas pengenal suatu kelompok atau komunitas.

Di kalangan ikhwah (aktivis da’wah), seorang ikhwan (laki-laki) jarang yang berpenampilan aneh-aneh. Seakan sudah menjadi budaya, para ikhwannya mencukur rapih rambut dan kumisnya, kemudian memelihara janggutnya. Jadi jangankan bergaya seperti anak Punk, Skin Head atau Rasta, yang berambut gondrong pun agak sulit ditemui. Padahal konon kabarnya Rasulullah itu dulu memanjangkan rambutnya hingga sebahu. Entah ini merupakan sunnahnya ataukah merupakan bagian dari budaya Arab pada saat itu.

Begitu pun dengan pewarnaan rambut. Dalam keterangannya, Rasul sempat melarang orang mewarnai rambutnya, sesuai dengan warna asli rambutnya. Misalnya orang yang berambut hitam, kemudian sudah mulai memutih karena beruban. Maka orang tersebut dilarang untuk mewarnai rambutnya dengan warna hitam. Sebagian menganggap ini merupakan sikap menolak takdir Allah dan menyerupai ciptaanNya. Namun ada pula yang berpendapat bahwa boleh mewarnai rambut asalkan berlainan warna dengan warna rambut aslinya. Wallahua’lam, saya masih belum meneliti lebih lanjut mengenai hal ini. Beda halnya dengan larangan menyambung rambut yang sudah jelas hukumnya dari Rasulullah.

Namun hal penting yang menjadi perhatian saya adalah : “ini hanya masalah rambut..yang jika diwarnai maka beberapa waktu kemudian akan kembali ke warna semula..ini hanya masalah rambut, yang jika bosan dipanjangkan maka tinggal dipotong sesuai selera..” 

Oleh karena itu, kurang elok rasanya jika kita terlalu mempermasalahkan masalah gaya rambut seseorang. Yang penting rambutnya itu bersih, sehat, wangi dan tertata rapi. Dan jangan lupa, terus perbaiki kualitas akal yang ada di bawah rambut. Apalagi bagi aktivis da’wah, amalnya tidak boleh hanya terbatas pada kawasan masjid dan mushola saja. Ia harus keluar dari zona nyamannya dalam berda’wah. Masih banyak orang di luar masjid yang membutuhkan sentuhan dan kelembutan da’wah. Rasul sendiri berpesan untuk berda’wah dengan “bahasa kaumnya”. Saya berpendapat mungkin saja termasuk di dalamnya “gaya rambut kaumnya”. Jika dengan gaya rambut ini kita bisa dengan mudah masuk dan diterima di dalam komunitas yang membutuhkan cahaya hidayah, kenapa tidak? Daripada harus terjebak pada permasalahan gaya rambut yang tidak substansial. Jadi, Apalah Arti Sebuah Gaya Rambut ??? ^-^

Sudut Aspirasi, 15 Mei 2012

Hasta La Victoria Siempre

-Akira Dalta-

rambut baru

Penulis:

#FHUNPAD #UNITEDARMY

4 thoughts on “Apalah Arti Sebuah Gaya Rambut ???

  1. Diantos kukomunitas Punk… kapan Kang Syamsul berambut ekstreem.. macam Mohawk, cepak atau Gondrong sepunggung (sy udah pernah),… btw sy suka kata penutupnya..yg tak kalah penting adalah akal yg ada dbawah rambut itu.. salam sukses selalu.. Pazza inter amala…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s